Teluk Maya Yang Legendaris

Teluk Maya Yang Legendaris dari film The Beach ditutup tanpa batas waktu.Salah satu destinasi paling terkenal di Thailand , pantai Maya Bay yang legendaris, yang diketahui wisatawan dari film “The Beach” bersama Leonardo DiCaprio, akan ditutup oleh otoritas Thailand hingga waktu yang belum ditentukan. Pasalnya, banyaknya pengunjung yang berduyun-duyun ke sana setiap hari dan menimbulkan bahaya bagi lingkungan kawasan lindung.


Foto oleh Alexandr Podvalny dari Pexels

Maya Bay di pulau Phi Phi Le terletak di Laut Andaman dan mulai tahun ini akan ditutup untuk kunjungan tanpa batas hingga terumbu karang dan kehidupan laut pulih.

Teluk Maya Yang Legendaris:

Ini tidak terkecuali – banyak taman nasional laut dan kawasan lindung ditutup untuk pengunjung dari pertengahan Mei hingga pertengahan Oktober sehingga kehidupan dapat dipulihkan. Maya Bay adalah salah satu kawasan lindung yang paling banyak dikunjungi dengan lebih dari 5.000 pengunjung setiap hari selama musim ramai. Tempat ini buka sepanjang tahun sejak 1999 karena tingginya minat wisatawan, tetapi penelitian terbaru oleh para ilmuwan lokal menunjukkan bahwa sebagian besar terumbu karang telah menghilang dan kehidupan laut hampir tidak ada.

Bangkok –

Teluk Maya, ikon wisata Thailand yang diminati turis dan menjadi lokasi syuting film The Beach, akan diperpanjang penutupannya hingga tahun 2021 setelah mengalami kerusakan lingkungan.

Teluk Maya, yang terletak di pulau Phi Phi Leh di wilayah selatan Thailand, ditutup sementara sejak tahun lalu, karena terus membludaknya jumlah pengunjung berdampak buruk terhadap lingkungan.

Sebelum ditutup untuk wisatawan, teluk itu didatangi hingga 5.000 wisatawan setiap harinya, menyebabkan sebagian besar karang di perairan itu mengalami kerusakan.

Sisi rahasia Teluk Maya yang ramai
Pulau surgawi dengan masa lalu yang keji di Thailand
Kepulauan Sundarbans yang dipenuhi ‘harimau pemangsa manusia’

Pemerintah Thailand kini telah memperpanjang larangan kunjungan ke pulau itu selama dua tahun untuk memberikan waktu lebih banyak bagi pemulihan ekologi di Teluk Maya.

Teluk yang terdiri pantai berpasir putih itu menjadi termasyhur setelah menjadi lokasi syuting film The Beach pada tahun 2000 yang dibintangi aktor Hollywood tersohor, Leonardo DiCaprio.

Sejak teluk itu ditutup tahun lalu, hiu karang sirip hitam (blacktip reef sharks) mulai terlihat berenang di perairan teluk.

Thon Thamrongnawasawat, pejabat di Departemen Taman Nasional Thailand, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ketika kawasan teluk itu dibuka kembali dua tahun lagi, jumlah pengunjung akan dibatasi dan kapal atau perahu akan dilarang berlabuh di perairan teluk.

Namun rencana itu diprotes pihak operator wisata lokal setempat yang mengatakan mereka sangat bergantung terhadap keberadaan pantai itu.

Kepala asosiasi pariwisata setempat, Wattana Rerngsamut, mengatakan kepada AFP bahwa harus ada pertemuan antara masyarakat dan pemerintah “agar masyarakat setempat dapat tetap mencari nafkah”.

Bangkok –

Teluk Maya, ikon wisata Thailand yang diminati turis dan menjadi lokasi syuting film The Beach, akan diperpanjang penutupannya hingga tahun 2021 setelah mengalami kerusakan lingkungan.

Teluk Maya, yang terletak di pulau Phi Phi Leh di wilayah selatan Thailand, ditutup sementara sejak tahun lalu, karena terus membludaknya jumlah pengunjung berdampak buruk terhadap lingkungan.

Sebelum ditutup untuk wisatawan, teluk itu didatangi hingga 5.000 wisatawan setiap harinya, menyebabkan sebagian besar karang di perairan itu mengalami kerusakan.

Sisi rahasia Teluk Maya yang ramai
Pulau surgawi dengan masa lalu yang keji di Thailand
Kepulauan Sundarbans yang dipenuhi ‘harimau pemangsa manusia’

Pemerintah Thailand kini telah memperpanjang larangan kunjungan ke pulau itu selama dua tahun untuk memberikan waktu lebih banyak bagi pemulihan ekologi di Teluk Maya.

Teluk yang terdiri pantai berpasir putih itu menjadi termasyhur setelah menjadi lokasi syuting film The Beach pada tahun 2000 yang dibintangi aktor Hollywood tersohor, Leonardo DiCaprio.

Sejak teluk itu ditutup tahun lalu, hiu karang sirip hitam (blacktip reef sharks) mulai terlihat berenang di perairan teluk.

Thon Thamrongnawasawat, pejabat di Departemen Taman Nasional Thailand, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ketika kawasan teluk itu dibuka kembali dua tahun lagi, jumlah pengunjung akan dibatasi dan kapal atau perahu akan dilarang berlabuh di perairan teluk.

Namun rencana itu diprotes pihak operator wisata lokal setempat yang mengatakan mereka sangat bergantung terhadap keberadaan pantai itu.

Kepala asosiasi pariwisata setempat, Wattana Rerngsamut, mengatakan kepada AFP bahwa harus ada pertemuan antara masyarakat dan pemerintah “agar masyarakat setempat dapat tetap mencari nafkah”.

 

Exit mobile version